Tampilkan postingan dengan label Instrumentasi dan Kontrol. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Instrumentasi dan Kontrol. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Oktober 2010

Kontrol

Kontrol merupakan usaha pengaturan terhadap operasi-operasi dari obyek atau proses agar sesuai dengan tujuan tertentu. Berdasarkan hubungan atau pengaturan antara masukan dan keluaran, maka sistem kontrol dapat dikategorikan atas sistem kontrol loop tertutup (closed-loop control system) dan sistem kontrol loop terbuka (open-loop control system).

Sistem kontrol loop tertutup adalah sistem kontrol yang sinyal keluarannya mempunyai pengaruh langsung pada aksi pengontrolan. Dalam sistem kontrol ini terdapat operasi umpan balik dari sinyal keluaran.

Sistem kontrol loop terbuka adalah sistem kontrol yang tidak berpengaruh pada aksi pengontrolan. Keluaran tidak diukur atau tidak diumpanbalikkan untuk dibandingkan dengan masukan.

Ketelitian dan performansi sistem loop terbuka tergantung padakalibrasi. Sistem kontrol loop terbuka harus dikalibrasi dengan baik dan harus menjaga kalibrasi tersebut agar dapat dimanfaatkan dengan baik. Dengan adanya gangguan, sistem tidak dapat bekerja seperti yang diinginkan.

Sistem kontrol loop terbuka dapat digunakan dalam praktek hanya jika hubungan antara masukan dan keluaran diketahui dan jika tidak terdapat gangguan internal maupun eksternal.

Selasa, 26 Oktober 2010

Instrumen

Instrumen adalah alat untuk mendapatkan informasi mengenai sifat Fisik, Kimia, atau Biologi dari suatu benda / proses / lingkungan.

Sifat Fisik : Suhu, Kekerasan, Gaya tekan, Warna, dll.
Sifat Kimia : pH, Jumlah padatan terlarut, dll.
Sifat biologi : Denyut jantung, Kebohongan, Pertumbuhan koloni, dll.

Dahulu kala pengukuran dilakukan tanpa instrumen, tapi dengan menggunakan panca indera. Hal ini menimbulkan subjektivitas dalam menentukan suatu kondisi atau keadaan.

Secara universal, instrumen terdiri dari tiga bagian utama :
- Sensor / Transducer
- Pengkondisian Sinyal
- Unit keluaran analog atau digital

Contoh kontrol otomatik dalam keseharian :
- Jika seseorang sedang berjalan dan melihat batu di depannya, maka dia akan melangkahi batu tersebut. Bagaimana jika dia berjalan sambil menutup mata? Dia tidak dapat melihat batu didepannya dan akan tersandung.

- Saat menuang minuman ke dalam gelas, orang akan menghentikan tuangannya jika air di gelas sudah penuh. Bagaimana jika ia melakukannya di ruangan yang gelap? Dia tidak akan dapat melihat kapan gelasnya penuh sehingga airnya meluber.

- Matahari terbit dari timur dan terbenam di barat.