Tampilkan postingan dengan label Team Work. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Team Work. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 Februari 2010

Bahasa Angsa

Bila Anda sedang berada di negara 4 musim, kadang Anda melihat angsa terbang berombongan pergi ke daerah yang lebih hangat untuk menghindari musim dingin.


Perhatikan, mereka terbang dalam formasi "V". Tahukah kenapa? Dengan terbang dalam formasi "V", efisiensi seluruh "Grup" akan naik sebesar 71 %, dibandingkan dengan terbang sendiri.
Pelajaran 1 : Bekerja secara TEAM, bergerak ke arah tujuan yang sama, membuat kita mencapai tujuan lebih cepat dan lebih ringan


Ketika salah satu angsa meninggalkan formasi, apa yang terjadi? Dia mengalami daya tahan udara yang besar dan kesulitan terbang sendiri. Akhirnya dia dengan cepat kembali ke formasi untuk berbagi efek terbang dalam formasi.
Pelajaran 2 : Selalu kompak dalam team yang bergerak ke satu tujuan ; akan membutuhkan lebih sedikit energi. Akan lebih mudah dan lebih menyenangkan untuk mencapai tujuan. Setiap anggota akan merasa berkewajiban untuk menolong sesama.

Ketika team leader kelelahan, apa yag terjadi? Dia berpindah ke ujung formasi "V", sementara itu angsa lain akan mengambil tempatnya.
Pelajaran 3 : Berbagi kepemimpinan, harus didasari saling hormat dan percaya di antara anggota di setiap saat. Saling berbagi tugas atau masalah yang paling berat. Pusatkan kemampuan dan bakat team untuk memecahkan masalah.


Angsa terbang dalam formasi "V" sambil berkotek. hal ini akan memberi semangat terbang 'Team Leader'. Juga dengan cara demikian mereka terbang dengan kecepatan yang sama.
Pelajaran 4 : Bilamana ada semangat dan "penyemangat", kecepatan penyelesaian pekerjaan lebih besar. Keberadaan "semangat" akan selalu memotivasi, menolong dan menguatkan. Hal ini akan menghasilkan kualitas team terbaik.

Ketika salah satu angsa sakit atau kelelahan, dia akan tertinggal dan keluar dari formasi. Apa yang terjadi? Beberapa angsa akan keluar juga dari formasi dan membentuk formasi baru untuk menolong dan mengawal dia sampai dia sehat dan kembali masuk ke formasi tersebut, atau jatuh dan meninggal.
Pelajaran 5 : Tinggalah berdampingan dengan yang lain apapun perbedaan kita. Lebih-lebih pada waktu kesulitan dan tantangan yang besar.


Jika kita kompak dan saling mendukung...
Jika kita menjiwai kerja sama yang baik...
Melupakan perbedaan masing-masing maka kita akan selalu dapat mengatasi tantangan.

Jika kita selami arti dari persahabatan dan kita selalu bersedia untuk berbagi....
HIDUP AKAN LEBIH BERARTI DAN KITA AKAN MELEWATI WAKTU MENDATANG DENGAN KEBAHAGIAAN.

my friends .................. let's be like the goose!!!

Selasa, 19 Januari 2010

5 jari tangan

Suatu ketika, terjadi perbincangan antara 5 jari tangan.

Si jari manis berkata, "Akulah yang paling berguna dibandingkan kalian semua. Orang-orang selalu menempatkan cincin pernikahannya padaku, itu karena aku paling manis di antara kalian semua.

Jari jempol tidak mau kalah, "Jangan sombong dulu, aku jari yang paling baik. Setiap orang selalu menggunakan aku untuk menunjukkan hal yang baik-baik."

"Tapi kalian berdua tidak selamanya berguna", sanggah jari telunjuk. "Setiap kali orang hendak menunjuk sesuatu, ia selalu menggunakan aku. Itu artiny aku yang paling bermanfaat."

Selagi ketiga jari tersebut berdebat mengenai kehebatannya, jari tengah dan kelingking terdiam. Mereka merasa tidak memiliki hal yang dapat dibanggakan. Jari jempol, telunjuk dan jari manis menyadari hal itu. Mereka menertawakan dan mengejek jari tengah dan kelingking. Hal itu membuat jari tengah dan kelingking minder. Mereka tidak mau lagi bekerja bersama ketiga jari tersebut.

Suatu saat ketika kelima jari itu hendak mengangkat barang, jari tengah dan kelingking menolak untuk membantu. Alhasil yang bekerja hanya jari manis, telunjuk dan jempol. Mereka tidak kuat mengangkat beban tanpa kehadiran dua jari lainnya. Begitu pula ketika hendak digunakan untuk makan, ketiga jari itu merasa kesulitan untuk menyuap nasi. Akhirnya mereka menyadari kesalahannya dan meminta maaf kepada jari tengah dan kelingking.

Begitulah cerminan hidup kita dalam berorganisasi. Pasti ada orang yang menonjol dalam bidang yang berlainan. Namun jika kelebihan itu dijadikan alat untuk menyombongkan diri, organisasi yang seharusnya menjadi besar malah akan hancur. So, jadilah pribadi yang bisa menghargai orang lain, maka kita akan mampu menciptakan organisasi yang berkompeten.