Kamis, 01 Juli 2010

Knock Nevis, Kapal Tanker terbesar di dunia


Seawise Giant, demikian nama asli kapal ini saat dibuat pada tahun 1979 oleh Sumitomo Heavy Industries, Ltd di galangan kapal mereka di Yokosuka, Kanagawa, Jepang. Awalnya kapal ini didesain dengan daya angkut 480.000 metric tons DWT (deadweight) kemudian dinaikkan menjadi 564.763 metric tons DWT. Seawise Giant resmi diluncurkan pada tahun 1979.

Kapal ini pernah diserang oleh pasukan udara Irak saat terjadi Perang Irak-Iran. Saat itu, Seawise Giant tengah mengangkut minyak mentah Iran dan melintasi perairan selat Hormuz. Akibat serangan tersebut, Seawise Giant mengalami kerusakan parah dan dinyatakan 'pensiun'.

Tidak lama setelah Perang Irak-Iran berakhir, Norman International membeli kapal ini dan memperbaikinya. Setelah perbaikan selesai, kapal ini berganti nama menjadi Happy Giant pada tahun 1989.

Pada tahun 1991, Jorgen Jahre membeli Happy Giant dan mengganti nama kapal tersebut menjadi Jahre Viking. Selama tahun 1991 sampai 2004, Jahre Viking dimiliki oleh Loki Stream AS dan mengibarkan bendera Norwegia. Hingga akhirnya pada tahun 2004, First Olsen Tankers Pte. Ltd, membeli Jahre Viking dan mengganti namanya menjadi Knock Nevis. Knock Nevis dialihfungsikan menjadi tangki penyimpanan permanen di ladang minyak Qatar Al Shaheen di Teluk Persia.

Dengan lebar 69 meter dan panjang 458 meter, ente-ente bisa merebahkan Monas, menara Eiffel ataupun Empire State Building New York di atas kapal ini. Knock Nevis mampu membawa minyak bumi sekitar 14 juta barrel yang bisa menghidupi seluruh kendaraan bermesin di muka bumi selama 2 minggu.


Perbandingan Knock Nevis dengan gedung tertinggi di dunia


Perbandingan Knock nevis dengan kapal besar lainnya

Ketika muatannya penuh, bagian dasar kapal ini tenggelam sedalam 25 meter, yang mana mengakibatkan kapal ini (untuk amannya) hanya bisa melalui perairan yang minimal memiliki ke dalaman 30 m. Artinya, Knock Nevis tidak dapat melewati Terusan Panama dan Terusan Suez.

Sabtu, 03 April 2010

1 galon = ....... liter ?

Percayakah Anda jika sebenarnya konversi dari ukuran 1 galon itu sama dengan 3,7854118 liter atau hampir sebanding dengan 2 botol air mineral ukuran besar? Kalo ente-ente punya tempat jual galon atau kosannya sebelah tempat isi ulang galon pasti susah percaya, hehe.

Yup, sebenarnya selama ini telah terjadi salah persepsi mengenai ukuran 1 galon. Secara internasional, 1 galon itu setara dengan 3,785 liter. Sedangkan di Indonesia galon identik dengan tempat air mineral yang besar. Walau namanya galon, namun ukurannya tidak bisa disamakan dengan ukuran Internasional.

Kamis, 01 April 2010

Makanan kadaluarsa


Tanggal kadaluarsa kerap menjadi momok menakutkan saat kita hendak mengonsumsi suatu produk makanan. Maka tidak heran ibu-ibu demen berlama-lama di swalayan untuk memilih produk yang tanggal kadaluarsanya masih lama. Ternyata, anggapan bahwa makanan yang sudah melampaui masa kadaluarsanya sudah tidak boleh dimakan lagi itu tidak sepenuhnya benar.

Masa kadaluarsa merupakan batas waktu makanan sudah tidak layak konsumsi namun belum tentu kandungan gizi dari makanan tersebut hilang. Perlu digarisbawahi kata 'tidak layak konsumsi' bukan berarti makanan sudah busuk, jamuran, dan benar-benar tidak boleh dikonsumsi. Yang dimaksud tidak layak dikonsumsi adalah tidak lagi menimbulkan kenikmatan saat dikonsumsi.

Seperti kerupuk misalnya. Masa kadaluarsa pada kerupuk yaitu sampai kerupuk tersebut menjadi "melempem". Namun apakah saat kerupuk "melempem" tidak boleh dimakan? Tentu tidak, kerupuk "melempem" masih boleh dikonsumsi, bahkan kandungan gizinya pun masih ada. Ini berarti masa kadaluarsa hanya menentukan saat dimana makanan masih bisa dikonsumsi dengan nikmat seperti kerupuk tadi.

Walau demikian, untuk beberapa produk, ada yang benar-benar tidak boleh dikonsumsi lagi jika telah melewati masa kadaluarsa, seperti obat-obatan dan makanan yang mengandung zat pengawet.