Minggu, 05 September 2010

Antara Indonesia, Polandia dan Monaco, (siapa yang duluan menggunakan merah putih)

Polandia
Bendera Polandia terdiri atas dua garis horizontal dengan lebar yang sama, bagian atas putih dan bagian bawah merah. Dua warna tersebut didefinisikan dalam konstitusi Polandia sebagai warna nasional.

Putih dan merah secara resmi diadopsi sebagai warna nasional pada tahun 1831. Hal itu didasarkan atas warna khas lambang dua negara konstituen Persemakmuran Polandia-Lituania, yaitu Elang Putih dari Polandia dan The Pursuer of Lituania, seorang ksatria berkulit putih yang menunggangi kuda putih lengkap dengan perisai merah. Sebelum itu, tentara Polandia memakai kombinasi berbagai warna. Bendera nasional secara resmi diadopsi pada tahun 1919. Sejak tahun 2004, Polish Flag Day dirayakan pada tanggal 2 Mei.

source

Monaco
Bendera nasional Monaco terdiri atas dua strip horizontal yang sama, merah (atas) dan putih (bawah). Warna Merah dan Putih sudah menjadi corak khas The House of Grimaldi paling tidak semenjak 1339, namun dengan desain yang berubah-ubah.. Desain dua warna diadopsi pada tanggal 4 April 1881, di bawah pimpinan Pangeran Charles III.

Bendera Monako yang asli (berbentuk sama dengan Bendera negara Monako tapi dengan gambar simbol negara versi sebelumnya di tengahnya) sudah digunakan sejak awal kerajaan ini berdiri, kecuali saat Monako di-aneksasi Perancis pada periode 1793-1814. Bentuknya kini yang lebih sederhana mulai digunakan sejak 4 April 1881.
source

Indonesia
Bendera nasional Indonesia, yang dikenal sebagai Sang Saka Merah Putih ("Merah Putih") didasarkan pada bendera Kerajaan Majapahit pada abad ke-13 di Jawa Timur. Bendera itu sendiri diperkenalkan dan dikibarkan secara resmi di hadapan dunia pada upacara Hari Kemerdekaan Indonesia, tanggal 17 Agustus 1945. Desain bendera masih tetap sama sampai sekarang.

Warna merah putih berasal dari bendera Kerajaan Majapahit pada abad ke-13. Kemudian, warna-warna itu dihidupkan kembali oleh para mahasiswa dan para nasionalis di awal abad 20 sebagai ekspresi nasionalisme melawan Belanda. Bendera merah-putih dikibarkan untuk pertama kalinya di Jawa pada tahun 1928. Di bawah pemerintahan Belanda, bendera itu dilarang berkibar. Sistem ini diadopsi sebagai bendera nasional pada tanggal 17 Agustus 1945, ketika kemerdekaan diumumkan dan telah digunakan sejak saat itu.

Ada juga cerita lain tentang bendera Indonesia, yang secara signifikan berhubungan dengan bendera Belanda. Di bawah kolonialisme Belanda, setiap urusan menggunakan bendera Belanda (merah-putih-biru). Sedangkan bendera Indonesia dilarang digunakan. Sebagai simbol perlawanan terhadap Belanda, kaum nasionalis Indonesia dan gerakan kemerdekaan merobek bendera Belanda. Mereka merobek bagian bawah bendera, dan memisahkan warna merah dan putih dari warna biru. Alasan utamanya adalah karena biru pada bendera Belanda dipahami sebagai berdiri untuk aristokrasi "berdarah biru". Sebaliknya, warna merah mewakili darah yang tertumpah dalam Perang Kemerdekaan, sedangkan putih bisa dipahami untuk melambangkan kemurnian Indonesia.

Nama resminya adalah Sang Merah Putih sesuai dengan Pasal 35 UUD 1945. Bendera ini juga biasa disebut Bendera Merah Putih, Sang Dwiwarna, atau Sang Saka Merah Putih. Bendera Pusaka adalah bendera yang dikibarkan di depan rumah Soekarno beberapa saat setelah dia memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Bendera Pusaka ini adalah dijahit oleh Ibu Fatmawati Soekarno, dan dikibarkan setiap tahun di depan istana presiden pada saat upacara hari kemerdekaan. Namun, karena dianggap terlalu rapuh, Bendera Pusaka dikibarkan untuk yang terakhir kalinya pada 17 Agustus 1968.

Merah berarti keberanian, sedangkan putih berarti kemurnian. merah tersebut merupakan tubuh manusia atau kehidupan fisik, sedangkan putih melambangkan jiwa manusia atau kehidupan rohani. Bersama-sama mereka berdiri untuk melengkapi manusia.

Secara tradisional, sebagian besar masyarakat Indonesia telah menggunakan merah dan putih sebagai warna suci mereka, pencampuran warna gula (warna merah berasal dari gula kelapa atau Gula aren) dan beras (berwarna putih). Sampai hari ini, keduanya merupakan komponen utama masakan Indonesia setiap hari. Rupanya, penduduk Kerajaan Majapahit juga menggunakan konsep ini dan dirancang sebagai bendera merah dan putih.

Note : Kerajaan majapahit berdiri tahun 1293
source

KESIMPULANNYA

Polandia menggunakan corak bendera putih-merah pada tahun 1831
Monaco menggunakan corak bendera merah-putih pada tahun 1339 (itupun desainnya masih berubah-ubah)
INDONESIA, menggunakan corak bendera MERAH PUTIH sejak jaman Kerajaan Majapahit berdiri tahun 1293!!

INDONESIA adalah yang pertama kalinya menggunakan bendera MERAH PUTIH. Walaupun sering terjadi pergolakan di dalam negeri, perubahan sistem pemerintahan, penjajahan oleh kaum imperialisme, MERAH PUTIH akan tetap berkibar!! MERDEKA!!!!


PERLU DITEKANKAN!! Bukan berarti Polandia dan Monaco melakukan plagiat cz historinya juga berbeda. Tapi dengan thread ini, Insya Allah bisa menjawab tuduhan negara sebelah yang bilang bendera negara kita plagiat dari Monaco atau Polandia. Kita jangan niru malay yang asal nuduh plagiat

Senin, 12 Juli 2010

Waka waka - Shakira

Lagu waka-waka yang dinyanyikan oleh penyanyi asal Kolombia, Shakira, resmi menjadi original soundtrack pesta sepak bola terbesar di dunia, FIFA World Cup 2010.

You’re a good soldier
Choosing your battles
Pick yourself up
And dust yourself off
And back in the saddle

You’re on the frontline
Everyone’s watching
You know it’s serious
We’re getting closer
This isnt over

The pressure is on
You feel it
But you’ve got it all
Believe it

When you fall get up
Oh oh…
And if you fall get up
Eh eh…
Tsamina mina zangalewa
Cuz this is Africa

Tsamina mina eh eh
Waka Waka eh eh
Tsamina mina zangalewa
This time for Africa

Listen to your God
This is our motto
Your time to shine
Dont wait in line
Y vamos por Todo

People are raising
Their Expectations
Go on and feed them
This is your moment
No hesitations

Today’s your day
I feel it
You paved the way
Believe it

If you get down
Get up Oh oh…
When you get down
Get up eh eh…
Tsamina mina zangalewa
This time for Africa

Tsamina mina eh eh
Waka Waka eh eh
Tsamina mina zangalewa
Anawa aa
Tsamina mina eh eh
Waka Waka eh eh
Tsamina mina zangalewa
This time for Africa

Arti lagu tersebut jika diterjemahkan menjadi bahasa Indonesia kurang lebih menjadi seperti berikut :

You’re a good soldier (kau adalah prajurit yang tangguh)
Choosing your battles (tentukan pertempuranmu)
Pick yourself up and dust yourself off (bangkit saat kau tiba-tiba terpuruk)
Get back in the saddle You’re on the front line (kembali maju ke garis depan)
Everyone’s watching (setiap orang menyaksikanmu)
You know it’s serious (kau sadar bahwa ini adalah hal yang serius)
We’re getting closer (sedikit lagi)
This isn’t over (ini belum selesai)

The pressure’s on; you feel it (kau mungkin merasakan tekanan terhadapmu)
But you got it all; believe it (tapi percayalah, kau mampu mengatasinya)
When you fall get up oh, oh (kapanpun kau jatuh, bangunlah)
And if you fall get up eh, eh (dan jika kau jatuh, bangunlah)
Tsamina mina zangalewa (kamu datang darimana =darimanapun asalmu)
Cause this is Africa (karena ini Afrika)
Tsamina mina eh, eh (datang..)
Waka waka eh, eh (lakukan)
Tsamina mina zangalewa (kamu datang darimana =darimanapun asalmu)
This time for Africa (Ini waktunya Afrika)


Listen to your god; this is our motto (dengarkan Tuhanmu, ini motto kita)
Your time to shine (ini waktumu untuk bersinar)
Don’t wait in line (jangan hanya menunggu)
Y vamos por todo (lakukan yang terbaik)
People are raising their expectations (orang-orang makin banyak berharap)
Go on and feel it (maju dan rasakan)
This is your moment (sekarang adalah momen mu)
No hesitation (jangan ada keraguan)

Today’s your day (hari ini adalah harimu)
I feel it (saya bisa merasakannya)
You paved the way (kau sudah membuka jalanmu)
Believe it (percayalah)
If you get down Get up oh, oh (Kalau kau jatuh, bangunlah)
When you get down Get up eh, eh (kapanpun kau jatuh, bangunlah)
Tsamina mina zangalewa (kamu datang darimana =darimanapun asalmu)
This time for Africa (Ini waktunya Afrika)
Tsamina mina eh, eh (datang..)
Waka waka eh, eh (lakukan)
Tsamina mina zangalewa (kamu datang darimana =darimanapun asalmu)
Wanawa aa
Tsamina mina eh, eh (datang..)
Waka waka eh, eh (lakukan)
Tsamina mina zangalewa (kamu datang darimana = darimanapun asalmu)
This time for Africa (Ini waktunya Afrika).

Zangalewa itu adalah salah satu judul lagu yang ngehits tahun 1986 yang dibawain suatu grup bernama Golden Sounds asal Kamerun. Nah, saking terkenalnya tuh lagu, si grup tersebut merubah namanya jadi Zangalewa deh.

Reff pada lagu waka-waka *yang bahasanya unik itu adalah bahasa Fang, salah satu bahasa di Afrika, daerah Gabon di wilayah selatannya Kamerun.. Waka waka sendiri berarti "lakukan", sedangkan tsamina mina berarti "datang"

yah kira-kira begitulah artinya..

Kamis, 08 Juli 2010

Ayers Rock, batu besar yang menakjubkan

Masyarakat Australia dan suku Aborigin lebih mengenal batu ini dengan nama Uluru selama puluhan ribu tahun yang lalu. Uluru adalah sebuah formasi batu berukuran besar di Taman Nasional uluru-Kata Tjuta, sekitar 335 km di barat daya kota Alice Springs, Northen TerrItory, Australia. Uluru adalah benda keramat bagi suku aborigin dengan banyak mata air, gua, dan lukisan primitif.

Uluru memang mengesankan, menjulang 348 meter di atas padang pasir (lebih tinggi dari menara Eiffel), dengan keliling 9,8 km (butuh kurang lebih 1 liter bensin untuk mengelilingi batu ini dengan sepeda motor). Namun Uluru bukanlah batu besar yang terisolasi, yang sebagian terbenam di dalam padang pasir. Sebaliknya, Uluru adalah bagian dari formasi batu yang sebagian besar berada di bawah tanah, dengan lebar 100 km dan mungkin dengan ketebalan 5 km.


Uluru atau Ayers Rock dilihat dari sudut yang berbeda

Penemuan Uluru bermula saat seorang penjelajah bernama Ernest Giles melihat Uluru dari kejauhan pada tanggal 13 Oktober 1872, namun ia tidak dapat mendekat karena dihadang oleh Danau Amadeus. Seorang penjelajah lain, W.C. Gosse, berhasil mendekati Uluru pada tanggal 19 Juli 1872 dan kemudian memberi nama Ayers Rock pada Uluru. nama Ayers Rock diambil dari nama Sir Henry Ayers yang menjadi orang penting di Australia Selatan saat itu.


Tiga tokoh dibalik Ayers Rock : Ernest Giles - W.C. Gosse - Sir Henry Ayers

Hal unik lainnya, jika Anda menggosok batu di uluru dengan sikat dan sabun, Anda akan mendapati bahwa warna dasar batu itu abu-abu. Anda juga dapat melihat warna abu-abu ini pada beberapa lubang atau gua di Uluru.

Warna merah pada Uluru disebabkan oleh karat, yaiu oksida besi. Di masa lalu, terdapat gunung-gunung oksida besi yang besar di pedalaman Australia. Gunung-gunungtersebut bertahan ratusan juta tahun. Debu berwarna merah dari gunung-gunung tersebut tertiup angin menuju pedalaman, mewarnai daerah sekitarnya termasuk Uluru.

Warna Uluru berubah ketika matahari terbenam karena matahari berada di sudut yang rendah. Sinar matahari menembus ketebalan atmosfir. Sinar biru membelok sehingga yang tertinggal adalah sinar merah -yang membuat Uluru memijarkan warna merah (seperti pada foto paling atas).

sumber : Buku "mitos-mitos besar yang keliru" dan wikipedia