Kamis, 09 September 2010

Tirai Bambu (Cina)

Tanaman bambu Cina (Bambusa multiplex) terkenal dengan kualitasnya yang sampai sekarang masih menjadi yang terbaik se-dunia. Bambu Cina sangat kuat dan tidak mudah dipatahkan.

Ada kisah unik tentang bambu Cina. Konon, petani bambu Cina harus menyiram bibit bambu Cina yang ditaruh di dalam pot-pot setiap pagi sebelum matahari terbit dan sore hari sesudah matahari terbenam. Selama 6 tahun pertama, setiap hari, penyiraman harus dilakukan dengan setia, kalau tidak maka tanaman ini tidak akan pernah tumbuh dan pasti mati. Jadi tidak ada hari-hari absen untuk menyiram atau tanaman ini akan mati dan tidak pernah tumbuh.

Maka si petani ini melakukan kewajibannya dengan setia selama 6 tahun pertama kehidupan si tanaman bambu Cina. Ia mengasihi tanaman ini dan sungguh-sungguh percaya, suatu hari ia akan bangga dengan tanamannya.

Bagi orang yang tidak mengerti karakter dari tanaman bambu Cina, tentu akan mengira betapa gilanya si petani bambu Cina ini. Menyiram pot-pot yang tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Memang, tidak ada tanda-tanda kehidupan yang keluar dari pot-pot ini. Selama 6 tahun pertama, tidak ada yang tumbuh yang dapat dilihat dari permukaan tanah di pot tersebut.

Tetapi, sesudah tahun ke-6 berakhir, keluarlah tunas tanaman bambu Cina. Dalam waktu 6 bulan, tanaman bambu Cina ini akan mempunyai ketinggian yang lebih tinggi dari tanaman di sekitarnya. Inilah keindahan dari tanaman bambu Cina. Ia menjulang lebih tinggi dari tanaman disekelilingnya.

Disebut tirai adalah karena negara Cina berpaham sosialis sehingga sangat tertutup dengan dunia luar.

Negeri Gajah Putih (Thailand)

Asal-usulnya ada dua versi. Pertama, karena spesies hewan gajah putih endemik di Thailand. Maka dari itu disebut negeri gajah putih. Yang kedua, karena pada jaman dahulu kala, gajah putih dianggap sebagai hewan suci umat buddha thai karena gajah putih adalah kendaraan sidharta gautama saat bertapa di bahan pohon untuk mendapat wahyu.

Negeri Kincir Angin (Belanda)

Awalnya, 70% wilayah belanda adalah laut. Untuk memperbesar wilayahnya, pantai disekeliling wilayah tepi Belanda dikeruk dan dibuat bendungan. Dalam proyek perbesaran wilayah itu, kincir angin memegang peranan penting yakni sebagai alat untuk mengalihkan dan membendung air, juga untuk menangkap dan mengalihkan banyak angin. Dengan adanya perkembangan teknologi kini kincir angin pun fungsinya lebih berkembang antara lain digunakan sebagai salah pembantu dalam bidang pertanian dan industri.

Salah satu tempat di belanda yang terkenal dengan kincir anginnya adalah Kinderdijk. Disini terdapat 19 kincir angin tua (kuno) yang dibangun sekitar tahun 1740, disinilah terdapat jumlah terbesar kincir angin tua di Belanda. Kincir angin di Kinderdijk adalah salah satu tujuan wisata terkenal di Belanda, dan pada tahun 1997 oleh UNESCO dimasukan dalam daftar situs peninggalan bersejarah yang dilindungi.

Selain Kinderdijk daerah lain yang juga terdapat kincir angin antara lain di : Drenthe, Friesland, Gelderland, Groningen, Limburg, Noord Brabant, Noord Holland dan Overijssel.